Wah, udah jam 19.48 nih...
Waktu yang tepat buat ngeliat bintang...
Sret..(buka gorden) Ha??? Mana bintangnya? yah, ketutup awan, ngga' seru!
Ya udah, agenda malam ini diganti dengan mengunjungi bintang di dunia maya(eh, bukan orang...!!!)
Bintang terdiri dari bola gas raksasa yang bercahaya. Awalnya, bintang terdiri dari dua pertiga hidrogen dan sepertiga helium. Unsur-unsur berat saat itu kurang dari 1 %. Lalu, bahan-bahan itu menyatu, dan hingga suhu dan tekanan di pusatnya cukup tinggi, dimulailah fusi nuklir. Kabut mulai bersinar, mulai melepaskan gaya gravitasi akibat energi fusi. Akhirnya, lahirlah sebuah bintang.

Pada umumnya, bintang muncul dalam sebuah kelompok. Hal ini disebabkan karena awan dimana bintang tersebut ada dan berkembang berotasi dengan lambat.
Beberapa jenis bintang:
- Red dwarf: merupakan bintang yang paling banyak ditemui di jagad raya. Massanya kira-kira 8,5% dari massa matahari. Bintang ini memancarkan cahaya berwarna merah. Hal ini disebabkan suhu di permukaannya yang tergolong rendah (2500 - 4000 kelvin). Bintang ini diperkirakan berumur lebih tua dari jagad raya.
- Orange, yellow, and white stars: Matahari tergolong ke kelompok ini. Apabila 3/4 masanya adalah kalor, sebuah bintang akan memancarkan cahaya oranye, sedangkan apabila 3 kali dari itu, bintang akan memancarkan cahaya putih. Lama hidupnya diperkirakan satu hingga beberapa miliar tahun. Matahari telah ada selama 4,6 miliyar tahun.
- Blue stars: apabila sebuah bintang memiliki massa / kandungan kalor yang lebih besar lagi, bintang itu akan memancarkan cahaya biru. Bintang ini melakukan pembakaran lebih cepat, sehingga mereka lebih bersinar. Bintang ini tergolong jarang dan berumur lebih pendek.
Saat ini, bintang paling terang yang pernah ditemukan adalah bintang Alkyone, tergolong blue stars.

O.K, readers, that's all. Senang bisa berbagi!
Sumber:


Tidak ada komentar:
Posting Komentar